KEJADIAN ANEMIA

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kematian ibu adalah kematian seorang wanita yang terjadi selama kehamilan sampai dengan 42 hari setelah berakhirnya kehamilan, tanpa melihat lama dan tempat terjadinya kehamilan, yang disebabkan oleh kehamilan atau penanganannya, tetapi bukan karena kecelakaan. (international stastistical classification of deseases, injuries and causes of death, edition ICD-X)

Berdasarkan data World Health Organization (WHO) pada tahun 2005, bahwa setiap tahunnya wanita yang bersalin meninggal dunia mencapai lebih dari 500.000 orang. (Winkjosastro, 2005).

Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2005 Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia yaitu 262/100.000 Kelahiran Hidup, sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) yaitu 32/1000 Kelahiran Hidup. (DinKes Jabar, 2006).

AKI di Propinsi Jawa Barat pada tahun 2005 terdapat 321,5/100.000 Kelahiran hidup AKB 43,93/1000 Kelahiran Hidup. Adapun faktor penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan 40-60 %, preeklamsi dan eklampsi 20-30 %, infeksi 20-30 %. Perdarahan merupakan faktor terbesar penyebab tingginya AKI. Sedangkan penyebab tidak langsung yang mendasar adalah faktor lingkungan, perilaku, genetik dan pelayanan kesehatan sendiri, salah satunya adalah 53% ibu hamil menderita anemia, 4 Terlalu (hamil atau bersalin terlalu muda dan tua umurnya, terlalu banyak anaknya dan terlalu dekat jarak kehamilan/persalinannya) dan 3 Terlambat (terlambat mengetahui tanda bahaya dan memutuskan rujukan, terlambat merujuk karena masalah transportasi dan geografi, terlambat ditangani ditempat pelayanan karena tidak efektifnya pelayanan di Puskesmas maupun di Rumah Sakit. (DinKes Jabar, 2005).

Menurut data dari Dinkes Kab. Bandung AKI di Kabupaten Bandung pada tahun 2006 sebanyak 53 orang. Adapun faktor penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan 52,8%, preeklampsi dan eklampsi 15%, sebab lain 32%. Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung terjadinya kematian ibu, prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil di Kabupaten Bandung sebesar 3,9%. (Dinkes Kab. Bandung, 2006)

Perdarahan merupakan faktor utama penyebab tingginya AKI. Perdarahan dapat terjadi pada kehamilan, persalinan dan pasca salin. Anemia merupakan salah satu faktor risiko yang dapat memperburuk keadaan ibu apabila disertai perdarahan saat kehamilan, persalinan dan pasca salin. (Mardliyanti, 2005)

Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Pengaruh anemia saat kehamilan dapat berupa abortus, persalinan kurang bulan, ketuban pecah sebelum waktunya. Pengaruh anemia saat persalinan dapat berupa partus lama, gangguan his dan kekuatan mengedan serta kala uri memanjang sehingga dapat terjadi retensio plasenta. Pengaruh anemia saat masa nifas salah salah satunya subinvolusi uteri, perdarahan post partum, infeksi nifas dan penyembuhan luka perineum lama. (Manuaba, 2003).

Faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada ibu hamil adalah kekurangan zat besi, infeksi, kekurangan asam folat dan kelainan haemoglobin. (Manuaba, 2001).

Anemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi ibu dengan kadar nilai hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester satu dan tiga, atau kadar nilai hemoglobin kurang dari 10,5 gr% pada trimester dua. Perbedaan nilai batas diatas dihubungkan dengan kejadian hemodilusi. (Cunningham, 2005).

Anemia yang paling sering dijumpai dalam kehamilan adalah anemia akibat kekurangan zat besi karena kurangnya asupan unsur besi dalam makanan. Gangguan penyerapan, peningkatan kebutuhan zat besi atau karena terlampau banyaknya zat besi yang keluar dari tubuh, misalnya pada perdarahan. Wanita hamil butuh zat besi sekitar 40 mg perhari atau 2 x lipat kebutuhan kondisi tidak hamil. (Wiknjosastro, 2002).

Jarak kehamilan sangat berpengaruh terhadap kejadian anemia saat kehamilan. Kehamilan yang berulang dalam waktu singkat akan menguras cadangan zat besi ibu. Pengaturan jarak kehamilan yang baik minimal dua tahun menjadi penting untuk diperhatikan sehingga badan ibu siap untuk menerima janin kembali tanpa harus menghabiskan cadangan zat besinya. (Ammiruddin, 2004).

Pendidikan yang dijalani seseorang memiliki pengaruh pada peningkatan kemampuan berfikir, dengan kata lain seseorang yang berpendidikan lebih tinggi akan dapat mengambil keputusan yang lebih rasional, umumnya terbuka untuk menerima perubahan atau hal baru dibandingkan dengan individu yang berpendidikan lebih rendah. (Depkes RI, 2002). Umur ibu mempengaruhi bagaimana mengambil keputusan dalam pemeliharaan kesehatannya. (Notoatmodjo, 2003).

Status gizi ibu hamil akan sangat berperan dalam kehamilan baik terhadap ibu maupun janin, salah satu unsur gizi yang penting ketika hamil adalah zat besi. Kenaikan volume darah  selama kehamilan akan meningkatkan  kebutuhan Fe atau Zat Besi.  Jumlah Fe pada bayi  baru lahir kira-kira 300 mg dan jumlah yang diperlukan ibu untuk mencegah anemia akibat meningkatnya volume darah adalah 500 mg. (Lubis, 2003).

Puskesmas DTP Banjaran Nambo merupakan tempat yang salah satu fungsinya adalah memberikan pelayanan pemeriksaan kehamilan. Apabila ditinjau dari segi geografis merupakan salah satu puskesmas yang berada di Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung. Cakupan wilayah kerjanya meliputi 6 desa yaitu: Batu Karut, Lebakwangi, Baros, Mangunjaya, Wargaluyu dan Mekarjaya. Pada tahun 2005 terdapat 80 orang (8,1%) ibu hamil yang menderita anemia, pada tahun 2006 terjadi kenaikan sebesar 7,5% yaitu menjadi 154 orang (15,6%). (Laporan Tahunan Puskesmas DTP Banjaran Nambo, 2006).

Cakupan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo pada tahun 2006 sudah hampir memenuhi target yang diharapkan. Cakupan TTD 1 atau Fe 1 adalah 72,4%, cakupan TTD 2 atau Fe 2 adalah 67,3%. Walaupun cakupan TTD sudah hampir merata tetapi kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo masih tinggi dan mengalami peningkatan. (Laporan Tahunan Puskesmas DTP Banjaran Nambo, 2006).

Berdasarkan uraian diatas peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian tentang anemia pada ibu hamil yang dihubungkan dengan Asupan Tablet Tambah Darah (TTD) dan karakteristik ibu yang meliputi umur, pendidikan, paritas, jarak kehamilan. Oleh karena itu peneliti memilih penelitian dengan judul ”Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dan Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo periode 1 Mei sampai dengan 30 Juni 2007”.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti merumuskan masalah sebagai berikut : ” Ada Hubungan Karakteristik Ibu hamil, Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia di wilayah Kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo periode 1 Mei sampai dengan 30 Juni 2007?”.

C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan Umum

Untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dan Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo periode 1 Mei sampai dengan 30 Juni 2007.

2. Tujuan Khusus

a. Mengetahui distribusi frekuensi umur ibu hamil, pendidikan, paritas, jarak kehamilan,dan asupan tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

b. Mengetahui hubungan umur ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

c. Mengetahui hubungan pendidikan ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

d. Mengetahui hubungan paritas ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

e. Mengetahui hubungan jarak kehamilan ibu dengan kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

f. Mengetahui hubungan asupan Tablet Tambah Darah ( TTD )dengan kejadian anemia ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Teoritik

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kesehatan masyarakat, terutama pentingnya pemeriksaan kehamilan untuk menghindari terjadinya anemia dalam kehamilan.

2. Manfaat Praktis Langsung

Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan dalam rangka meningkatkan upaya pencegahan anemia di wilayah Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

3. Bagi Peneliti

Penelitian ini digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan tentang ilmu kebidanan yang didapat diperkuliahan.

4. Bagi Program Studi D III Kebidanan

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi lembaga pendidikan, agar dapat merencanakan kegiatan pendidikan dalam konteks asuhan kebidanan secara menyeluruh, khususnya bagi ibu-ibu hamil berisiko, sehingga lulusan Prodi D III kebidanan diharapkan mampu memberikan kontribusinya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

5. Bagi Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Sebagai bahan masukan dalam hal perencanaan dan penanggulangan faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil dan diharapkan para bidan agar memantau ibu hamil dengan memeriksakan Hb.


v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Header Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Footer Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} span.MsoPageNumber {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} span.HeaderChar {mso-style-name:”Header Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Header; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} span.FooterChar {mso-style-name:”Footer Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Footer; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:21.0cm 842.0pt; margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; mso-header-margin:70.9pt; mso-footer-margin:2.0cm; mso-page-numbers:8; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:-1617301035; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:2093054860 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1 -1;} @list l0:level1 {mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level2 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level3 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level4 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level5 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level6 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level7 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level8 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level9 {mso-level-start-at:0; mso-level-text:””; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:0cm; text-indent:0cm; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1 {mso-list-id:23950010; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:421852824 67698713 67698713 67698713 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2 {mso-list-id:233324825; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1096989872 67698703 67698713 67698705 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:72.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level3 {mso-level-text:”%3\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:144.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:252.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:288.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:360.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3 {mso-list-id:347952389; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1205768468 67698703 -1556063720 1101937514 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 {mso-level-tab-stop:54.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:54.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level2 {mso-level-start-at:2; mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:90.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:90.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:135.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level4 {mso-level-tab-stop:162.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:162.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:198.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:198.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:234.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:234.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level7 {mso-level-tab-stop:270.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:270.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:306.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:306.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:342.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:342.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4 {mso-list-id:398528416; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1453068324 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:71.45pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5 {mso-list-id:553278387; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1129001822 67698713 67698703 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:96.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:96.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level2 {mso-level-tab-stop:132.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:132.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:168.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:168.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level4 {mso-level-tab-stop:204.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:204.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:240.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:240.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:276.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:276.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level7 {mso-level-tab-stop:312.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:312.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:348.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:348.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:384.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:384.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6 {mso-list-id:869420007; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:573096642 67698703 67698713 67698705 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:72.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level3 {mso-level-text:”%3\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:144.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:252.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:288.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:360.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7 {mso-list-id:1681005414; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1322549626 216958536 -224907122 -833295656 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l7:level2 {mso-level-tab-stop:30.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:30.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l7:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:117.75pt; mso-level-number-position:left; margin-left:117.75pt; text-indent:-18.75pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8 {mso-list-id:1770272463; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-192141534 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:84.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:84.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:120.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:120.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:156.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:156.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level4 {mso-level-tab-stop:192.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:192.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:228.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:228.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:264.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:264.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level7 {mso-level-tab-stop:300.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:300.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:336.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:336.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:372.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:372.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9 {mso-list-id:1782341040; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-592682828 1567632398 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l9:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:48.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:48.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:normal; mso-bidi-font-weight:normal;} @list l9:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:84.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:84.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:120.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:120.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level4 {mso-level-tab-stop:156.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:156.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:192.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:192.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:228.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:228.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level7 {mso-level-tab-stop:264.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:264.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:300.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:300.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:336.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:336.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10 {mso-list-id:1808165062; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:155737394 1498857842 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l10:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Kehamilan

Masa kehamilan dimulai konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) dihitung dari hari pertama haid terakhir. Kehamilan dibagi dalam 3 triwulan, triwulan pertama dimulai dari konsepsi sampai dengan 14 minggu, triwulan kedua dari minggu 14 sampai dengan 28, triwulan ketiga dari minggu 28 sampai dengan 36 dan setelah 36 minggu. (Saifuddin, 2002).

1. Perubahan fisiologis pada wanita hamil

Kehamilan menimbulkan perubahan anatomis dan fungsional pada organ tubuh wanita, yang sifatnya fisiologis. Perubahan tersebut merupakan adaptasi wanita untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Beberapa adaptasi yang terjadi diantaranya:

a. Peningkatan berat badan

Peningkatan berat badan selama kehamilan sebagian besar terjadi akibat pertambahan volume uterus dan isinya, pembesaran payudara, serta peningkatan volume darah dan cairan ekstraseluler.

b. Metabolisme

1) Metabolisme air

Pada wanita hamil terjadi retensi cairan akibat peningkatan hormon vasopresin dan penurunan ambang batas tekanan osmotik darah. Total peningkatan cairan pada saat kehamilan aterm adalah 3,5 L berasal dari plasenta, janin, dan cairan amnion. Sisanya sebesar 3 L berasal dari peningkatan volume darah wanita. Dengan demikian total penambahan cairan selama kehamilan adalah 6,5 L (Cunningham, 2005).

2) Metabolisme protein

Produk kehamilan sebagian besar terdiri atas protein. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan penggunaan nitrogen adalah 25 persen selama kehamilan. Perubahan kebutuhan nitrogen tersebut meningkatkan kebutuhan protein sebesar 2-3 gram perhari. Peningkatan kebutuhan tersebut diperlukan untuk pertumbuhan produk kehamilan dan menjaga agar tetap terjadi balans nitrogen yang positif. (Cunningham, 2005).

3) Metabolisme karbohidrat

Pada masa kehamilan, terjadi perubahan metabolisme karbohidrat. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat tiga hal yang menunjukkan adanya perubahan metabolisme karbohidrat, yaitu: peningkatan produksi insulin, penurunan uptake glukosa ke jaringan, serta penekanan respon glukagon.

Mekanisme terjadinya resistensi insulin belum jelas. Diduga, progesteron dan estrogen, secara langsung atau tidak langsung, menjadi penyebab resistensi insulin. Pada masa kehamilan terjadi peningkatan hormon Human Placental Lactogen (HPL), yang berfungsi seperti hormon pertumbuhan. HPL menyebabkan peningkatan lipolisis, sehingga terjadi peningkatan kadar asam lemak bebas dalam darah. Akibat peningkatan asam lemak bebas dalam darah, terjadi peningkatan resistensi insulin pada jaringan. Peningkatan resistensi insulin disertai penurunan uptake glukosa ke jaringan akibat penekanan glukagon memungkinkan terjadinya transfer glukosa dalam jumlah mencukupi dari wanita ke janin. (Cunningham, 2005).

4) Metabolisme lemak

Kadar lipid, lipoprotein, dan apolipoprotein plasma meningkat selama kehamilan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara peningkatan kadar lipid plasma dengan kadar estrogen, progesteron, dan HPL. Mekanisme peningkatan cadangan energi ini berguna untuk mencegah terjadinya penggunaan protein sebagai sumber energi metabolisme seluler. (Cunningham, 2005).

5) Metabolisme mineral

Kebutuhan mineral wanita hamil mengalami peningkatan. Kebutuhan zat besi meningkat sebagai akibat adanya peningkatan metabolisme akibat pertumbuhan janin dan jaringan wanita. Menurut Bardicef et al. (1995) pada masa kehamilan terjadi kondisi penurunan kadar magnesium dalam darah. Magnesium dan kalsium plasma mengalami penurunan akibat berkurangnya kadar protein plasma. (Cunningham, 2005).

c. Perubahan keseimbangan asam-basa dalam darah

Pada masa kehamilan terjadi peningkatan ventilasi sehingga timbul alkalosis respiratorik. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan afinitas hemoglobin wanita terhadap oksigen. Kondisi tersebut sangat menguntungkan karena terjadi peningkatan kebutuhan oksigen yang penting bagi kehidupan janin. (Cunningham, 2005).

d. Perubahan volume darah

Selama masa kehamilan terjadi hipervolumia. Kondisi tersebut merupakan mekanisme kompensasi yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan darah pada uterus yang membesar, melindungi wanita dan janin terhadap efek hipotensi postural, dan melindungi wanita terhadap kemungkinan kehilangan darah yang cukup banyak selama proses persalinan. (Cunningham, 2005).

e. Sistem kardiovaskuler

Perubahan sistem kardiovaskuler terjadi antara lain akibat peningkatan volume darah. Kondisi ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan fisiologis janin dan mempertahankan pemenuhan kebutuhan wanita. Pada masa kehamilan terjadi peningkatan cardiac output, sebagai akibat penurunan tahanan vaskuler sistemik perifer dan peningkatan denyut jantung. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa peningkatan prostaglandin selama masa kehamilan berpengaruh terhadap terjadinya perubahan tonus vaskuler, tekanan darah, dan keseimbangan natrium. Prostaglandin E2 yang disintesis di medula ginjal bersifat natriuretik. Prostasiklin merupakan prostaglandin utama pada endotelium, menyebabkan terjadi resistensi terhadap angiotensin dan mempengaruhi proses koagulasi. Faktor lain yang menyebabkan terjadi peningkatan volume darah adalah progesteron dan metabolitnya. Hormon tersebut meningkatkan respon vaskuler terhadap angiotensin II. (Cunningham, 2005).

f. Sistem pernapasan

Sistem pernapasan mengalami perubahan secara anatomis dan fungsional. Ketinggian diafragma meningkat 4 cm, angulus subcosta melebar 2 cm dan rongga dada membesar 6 cm. Kondisi tersebut bermanfaat, menyesuaikan dengan terjadinya peningkatan volume tidal akibat peningkatan kebutuhan oksigen. (Cunningham, 2005).

g. Sistem pencernaan

Pembesaran uterus pada masa kehamilan, menyebabkan lambung dan sebagian usus terdesak ke atas. Perubahan kadar hormon tertentu yang terjadi selama kehamilan juga mempengaruhi kerja organ sistem pencernaan. Pengosongan lambung dan intestinal transit times menurun sebagai akibat peningkatan hormon progesteron, penurunan kadar motilin, dan desakan uterus yang membesar. (Cunningham, 2005).

B. Anemia

1. Pengertian Anemia

Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin (HB) dalam sel darah merah sangat kurang, normalnya, kadar hemoglobin dalam darah seorang sekitar 11 g / 100 ml. (Adji, 2006).

Hemoglobin dalam eritrosit (SDM) berfungsi sebagai pengangkut oksigen, yang merupakan konyugasi dari 2 pasang rantai globin dengan berat melekul 64500. Sekitar 96 % dari molekul hemoglobin ini adalah globulin dan sisanya berupa heme, yang merupakan suatu kompleks persenyawaan protoporfirin yang mengandung Fe ditengahnya. Protoporfirin adalah suatu tetrapirol dimana ke 4 cincin pirol ini diikat oleh 4 gugusan metan hingga terbentuk suatu rantai protoporfirin. (Riswan, 2003).

Heme group

Gambar 2.1

Struktur Haemoglobin

Sumber : Wikipedia, 2007

2. Penyebab Anemia

Sumsum tulang membuat sel darah merah. Proses ini membutuhkan zat besi, vitamin B12 dan asam folat. Eritropoitein merangsang pembuatan sel darah merah. Eritropoitein adalah hormon yang dibuat oleh ginjal. Anemia bisa terjadi apabila tubuh kita tidak membuat sel darah merah secukupnya. Anemia juga disebabkan kehilangan atau kerusakan pada sel tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anemia:

a. Kekurangan zat besi, vitamin B12 atau asam folat.

b. Kehilangan darah akibat perdarahan yang berlebihan misal keluar darah haid secara berlebihan.

c. Penghancuran sel darah merah (anemia hemolitik)

(Spiritia, 2007)

3. Penggolongan Anemia

a. Anemia defisiensi besi

Anemia yang disebakan karena kurang masuknya unsur besi dengan makanan, karena gangguan resorpsi, gangguan penggunaan atau karena terlampau banyaknya besi yang keluar dari badan.

b. Anemia megaloblastik

Anemia yang disebabkan oleh defisiensi asam folik yang erat kaitannya dengan defisiensi makanan.

c. Anemia hemolitik

Anemia yang disebabkan karena penghancuran sel darah merah berlangsung lebih cepat dari pembuatannya.

d. Anemia hipoplastik

Anemia yang disebabkan karena sumsum tulang kurang mampu membuat sel-sel darah baru.

(Winknjosastro, 2002)

4. Batasan Anemia

Tabel 2.1

Batasan Anemia

Anemia

Normal

Hemoglobin

Laki-laki dewasa

Wanita dewasa (tidak hamil)

Wanita dewasa (hamil)

< 13 gr%

< 12 gr%

< 11 gr%

15 gr%

13 – 14 gr%

12 gr%

Sumber: Riswan, 2003

C. Anemia dalam Kehamilan

1. Pengertian Anemia dalam Kehamilan

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada trimester satu dan tiga, atau kadar kurang dari 10,5 gr% pada trimester dua. Nilai batas tersebut dan perbedaannya dengan kondisi wanita tidak hamil terjadi karena hemodilusi, terutama pada trimester dua (Saifuddin, 2002).

Penurunan kadar hemoglobin yang dijumpai selama kehamilan disebabkan oleh penambahan volume plasma yang relatif lebih besar dari pada penambahan masa hemoglobin dan volume sel darah merah. Ketidak seimbangan antara kecepatan penambahan plasma dan penambahan eritrosit ke dalam sirkulasi ibu biasanya memuncak pada trimester dua, karena menjelang berakhirnya kehamilan peningkatan volume plasma terhenti tetapi peningkatan produksi eritrosit berlanjut (Varney, 2004).

Penyakit yang menyebabkan anemia dalam kehamilan yang didapat adalah:

a. Anemia defisiensi besi

b. Anemia akibat kehilangan darah akut

c. Anemia pada peradang atau keganasan

d. Anemia megaloblastik

e. Anemia hemolitik didapat

f. Anemia aplastik atau hipoplastik

(Cunningham, 2005)

Menurut WHO, 40% kematian ibu di negara berkembang berkaitan dengan anemia dalam kehamilan, kebanyakan anemia yang disebabkan oleh defisiensi zat besi dan bisa menyebabkan perdarahan akut dan tidak jarang keduanya saiing berinteraksi. (Saifuddin, 2002).

Anemia yang langsung berhubungan dengan atau disebabkan oleh kehamilan dan yang paling penting dalam golongan ini adalah anemia karena defisiensi besi yang merupakan 95% dari anemia pada wanita hamil. (Varney, 2004).

Pengukuran hemoglobin merupakan pemeriksaan yang penting dalam perawatan kehamilan dan harus dilakukan 1 kali setiap 3 bulan seorang wanita dikatakan mengalami anemia jika kadar Hb-nya kuranga dari 12 gr% dalam keadaan tidak hamil dan kurang dari 11 gr% dalam keadaan hamil. (Varney, 2004)

2. Patofisiologi

Saat kehamilan, jumlah darah bertambah banyak yang dapat disebut dengan hypervolemia, akan tetapi bertambahnya sel-sel darah tidak sebanding dengan bertambahnya plasma, dimana terjadi pertambahan tersebut adalah :

a. Plasma darah bertambah 30%

b. Sel-sel darah bertambah 18%

c. Hemoglobin bertambah 19%

Sehingga terjadi pengenceran darah dan terjadi penurunan kanker hemoglobin darah. Pengenceran ini dianggap sebagai penyesuaian diri secara fisiologis dalam kehamilan karena pengenceran darah ini dapat membantu meringankan kerja jantung (Mochtar, 1998). Selain itu, pada kehamilan relatif terjadi anemia karena hemodilosi dengan peningkatan volume 30% sampai 40%. (Manuaba, 2001).

3. Gejala Anemia pada Kehamilan

Ada beberapa gejala anemia pada kehamilan, mencakup:

a. Pusing akibat berkurangnya aliran darah ke otak.

b. Kulit pucat karena berkurangnya oksigenasi.

c. Rasa lelah karena meningkatnya oksigenasi berbagai organ, termasuk otot jantung dan rangka.

d. Mual akibat penurunan aliran darah saluran cerna dan susunan saraf pusat.

e. Stamina tubuh menurun.

f. Konsentrasi berkurang.

(Manuaba, 2001).

4. Diagnosa Anemia pada Kehamilan

Untuk menegakkan diagnosa dapat dilakukan dengan anamnesa. Seperti didapatkan keluhan cepat lelah, sering pusing, mata berkunang-kunang dan mual. Pemeriksaan dan pengawasan hemoglobin dapat dilakukan dengan menggunakan alat Sahli. Hasil pemeriksaan dengan alat Sahli dapat digolongkan sebagai berikut:

a. Kadar Hb 11 gr% : Tidak anemia

b. Kadar Hb 9-10 gr% : Anemia ringan

c. Kadar Hb 7-9 gr% : Anemia sedang

d. KadarHb < 7gr% : Anemia berat

Pemeriksaan darah dilakukan minimal dua kali selama kehamian, yaitu pada trimester pertama dan trimester kedua. Dengan pertimbangan, bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami anemia maka dilakukan pemberian preparat Fe sebanyak 90 tablet pada ibu hamil di Puskesmas. (Manuaba, 2001).

5. Pengaruh Anemia

a. Bagi Ibu

Anemia pada kehamilan memberi pengaruh yang kurang baik bagi ibu, baik pada waktu kehamilan, persalinan maupun pada masa nifas. Berbagai penyulit dapat timbul akibat anemia, seperti:

1) Dapat terjadi abortus

2) Persalinan prematuritas

3) Hambatan tumbuh kembang janin daiam rahim

4) Mudah terjadi infeksi

5) Mola hidatidosa

6) Hiperemesis gravidarum

7) Perdarahan antepartum

8) Ketuban pecah dini

(Manuaba, 2001)

Hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan syok dan kematian ibu pada persalinan yang sulit, walaupun tidak terjadi perdarahan. (Prawirohardjo, 2002).

b. Bagi Janin

Sekalipun tampaknya janin mampu menyerap berbagai kebutuhan dari ibunya, tetapi dengan anemia akan mengurangi kemampuan metabolisme tubuh sehingga mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Akibat anemia dapat terjadi gangguan dalam bentuk :

1) Abortus

2) Terjadinya kematian intrauterine

3) Persalinan prematuritas tinggi

4) BBLR

5) Cacat bawaan

6) Bayi mudah terkena infeksi sampai kematian perinatal

7) Intelegensia rendah

(Mochtar, 2001).

c. Bahaya Anemia Saat Persalinan

1) Gangguan his dan kekuatan mengedan.

2) Kala pertama dapat beriangsung lama, dan terjadi partus terlantar.

3) Kala dua beriangsung lama sehingga dapat melelahkan, dan sering memerlukan tindakan operasi kebidanan.

4) Kala uri dapat diikuti retensio plasenta, dan perdarahan post partum karena atonia uteri,

5) Kala empat dapat terjadi perdarahan post partum sekunder dan atonia uteri

(Manuaba, 1998).

Pencegahan

Pada kala III, injeksi oksitosin intramuskuler digunakan untuk membantu pelepasan plasenta dan mengendalikan pendarahan (Catatan Perkembangan dalam Praktek Kebidanan). Keadaan anemia juga mengakibatkan lambatnya penyembuhan luka perineum ataupun luka jalan lahir (Pedoman Pemberian Besi Bagi Petugas, 1996).

d. Bahaya Anemia Pada Postpartum

1) Terjadi sub involusi uteri dan menimbulkan pendarahan post partum

2) Memudahkan infeksi nifas

3) Pengeluaran ASI berkurang

4) Terjadi dekompensasi cordis mendadak setelah persalinan

5) Anemia kala nifas

6) Mudah terjadi infeksi mamae

(Manuaba, 2001)

Pencegahan

Penatalaksanaan pencegahan infeksi yang benar pada saat persaiinan dan perawatan pasca salin dapat mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi tehadap ibu maupun terhadap tenaga kesehatan. Wanita yang mengalami anemia pada saat kehamilan dan pendarahan pada saat melahirkan, sebaiknya diiakukan pemeriksaan kadar Hb pada 3-5 hari pasca salin. Ibu nifas dianjurkan mengkonsumsi makanan bergizi yang tinggi protein, zat besi dan vitamin C. Konsumsi tablet Fe dianjurkan selama 4-6 bulan pasca salin dan pastikan ibu makan dengan benar dan teratur. Berikan juga informasi tentang personal hygiene dan vulva hygiene. (SPK Depkes Rl, 2002)

D. Karakteristik Ibu Hamil

1. Umur

Masa kehamilan adalah masa yang rawan bagi seorang ibu, untuk itu perlu persiapan yang matang dalam menghadapinya termasuk persiapan umur. Semakin bertambahnya umur seseorang khususnya umur >35 tahun maka akan mempengaruhi penurunan proses metabolisme tubuh sehingga penyerapan terhadap zat besi dalam tubuh pun akan berkurang. Pada ibu hamil yang berumur < 20 tahun secara emosi belum stabil sehingga mudah mengakibatkan guncangan yang mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan zat-zat gizi selama kehamilannya. (Amiruddin, 2004).

Umur dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun merupakan umur berisiko untuk hamil dan melahirkan. Bagi ibu yang berumur < 20 tahun dikarenakan organ-organ reproduksinya belum siap untuk menerima kehamilan, hal ini perlu untuk menunda kehamilannya. Sedangkan bagi ibu yang berumur >35 tahun periu untuk mengakhiri kehamilan karena organ-organ reproduksinya sudah berkurang kemampuannya dan keelastisannya dalam menerima kehamilan dan proses persalinan. (Manuaba, 1998).

Risiko komplikasi pada kelompok umur dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun adalah 3 kali lebih tinggi dari kelompok umur reproduksi sehat (20-35 tahun). Faktor umur ibu yang terlalu tua atau terlalu muda akan menambah risiko. ( Mochtar, 1998)

  1. Jarak Kehamilan

Salah satu faktor penting yang turut menentukan kondisi ibu selama kehamilan dan persalinan adalah jarak kehamilan yaitu rentang waktu ibu mengandung antara anak terakhir dengan kehamilan sekarang. Jarak kehamilan < 2 tahun mempengaruhi cadangan simpanan zat besi yang kurang dalam tubuh. Kebutuhan zat besi pada ibu hamil umur < 2 tahun lebih banyak karena untuk memenuhi kebutuhan selama kehamilan, sedangkan pada ibu hamil dengan jarak kehamilan > 2 tahun mempunyai cadangan zat besi dalam tubuh yang lebih banyak. (JHPEIGO, 2002).

Penurunan status gizi ibu merupakan salah satu masalah yang mungkin terjadi akibat jarak antar kehamilan yang singkat. Menurut Winkvist et al. Penurunan satus gizi ibu didefinisikan sebagai perubahan negatif status gizi ibu yang terjadi selama siklus reproduksi, yaitu dari kondisi tidak hamil, tidak menyusui, menjadi keadaan hamil, menyusui, selanjutnya kembali ke kondisi tidak hamil, tidak menyusui. Efek negatif penurunan status gizi ibu meningkat pada keadaan singkatnya waktu pemulihan status gizi ibu selama masa tidak hamil atau rendahnya cadangan nutrisi ibu pada awal kehamilan. Akibat penurunan status gizi ibu, dapat terjadi berbagai macam gangguan antara lain: penurunan kualitas kerja organ tubuh,gangguan sistem imunitas, anemia, dan sebagainya. (Virahaju, 2004)

  1. Paritas

Paritas juga sangat berpengaruh terhadap kejadian anemia dalam kehamilan, kehamilan yang berulang dalam waktu yang singkat cadangan zat besi ibu yang sebenarnya belum pulih akhirnya habis untuk keperluan janin yang dikandung berikutnya. Makin sering seorang wanita mengalami kehamilan dan melahirkan akan makin kehilangan zat besi dan menjadi makin anemis. (Manuaba, 1998). Pengaturan jarak kehamilan yang baik minimal dua tahun menjadi penting untuk diperhatikan sehingga ibu siap untuk menerima janin kembali tanpa harus menghabiskan cadangan zat besinya. Oleh karena itu pemerintah menjalin kerjasama dengan Departemen Kesehatan dalam rangka pemberian suplemen zat besi berupa tablet FeS04 500 mg kepada kelompok sasaran yaitu wanita hamil dimulai dan trimester dua dan tiga. Pada trimester satu tidak diberikan karena ibu masih mengalami hiperemisis. (Depkes, 2002).

Menurut Winkjosastro (1999) bahwa paritas 2-3 merupakan paritas paling aman ditinjau dari sudut kematian maternal, paritas tinggi (lebih dari 3) mempunyai angka kematian maternal lebih tinggi. Lebih tinggi paritas maka kematian maternal pun akan meningkat.

Indeks kehamiian risiko tinggi dilihat dari paritas menurut Fortney A dan E.W.Whitenhorne dalam Manuaba, 1998 adalah sebagai berikut:

a. Nulipara = 1

b. Multipara 1-3 = 0

c. Multipara 4-6 = 1

d. Grandemulti 7 = 2

Semakin kecil angka indeks risiko, semakin kecil pula kemungkinan risiko kehamiian dan persalinan (Manuaba, 1998). Hal ini berarti paritas yang dianggap aman untuk kehamilan dan persalinan adalah paritas 1-3.

  1. Pendidikan

Pendidikan dapat mempengaruhi seseorang termasuk juga perilaku seseorang akan pola hidup terutama dalam memotivasi sikap untuk berperan serta dalam pembangunan kesehatan. (Notoatmodjo, 1985)

Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin mudah menerima informasi sehingga makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki. Sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai yang baru diperkenalkan. (Kuncoroningrat, 1997)

Pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang menjadi tidak memperhatikan terhadap program kesehatan, sehingga mereka tidak mengenal bahaya yang mungkin terjadi. Walaupun ada sarana yang baik belum tentu mereka tahu menggunakannya. Mereka tidak akan memperhatikan terhadap informasi yang ada karena tidak ada rasa ingin tahu. (Obstetri Sosial, 1997)

Pemerintah bekerjasama dengan Depdiknas mengadakan program WAJAR (Wajib Belajar) 9 tahun. Jadi pendidikan minimal seseorang sampai tingkat SMP.

Anemia bagi orang yang berpendidikan rendah dianggap penyakit yang biasa, tetapi bagi orang yang mempunyai pendidikan tinggi anemia dianggap sebagai penyakit yang membutuhkan tindak lanjut dan harus segera diobati dan dicegah, terutama untuk ibu hamil pencegahan anemia dengan meminum Tablet Tambah Darah (TTD) sangat penting karena anemia dalam kehamilan bisa menimbulkan komplikasi dalam kehamilan, persalinan dan nifas. (Riswan, 2003).

E. Asupan Tablet Tambah Darah (TTD)

Kehamilan selalu berhubungan dengan perubahan fisiologis yang berakibat peningkatan volume cairan dan sel darah merah serta penurunan konsentrasi protein pengikat nutrisi dalam sirkulasi darah, begitu juga dengan penurunan nutrisi mikro salah satunya unsur zat besi. Pada kebanyakan negara berkembang kekurangan nutrisi dalam kehamilan berdampak pada defisiensi nutrisi mikro seperti zat besi menyebabkan anemia dan dapat berakibat fatal pada ibu hamil dan bayi baru lahir (Andonotopo, 2005).

Anemia yang sering terjadi dalam kehamilan adalah anemia akibat kekurangan zat besi karena kurangnya asupan unsur besi dalam makanan. Kenaikan volume darah selama kehamilan akan meningkatkan kebutuhan Fe atau zat besi. Jumlah Fe yang dibutuhkan oleh ibu hamil akibat meningkatnya volume darah adalah 500 mg (Winkjosastro, 2002).

Kebutuhan zat besi pada ibu hamil berbeda pada setiap umur kehamilannya, pada trimester satu naik dari 0,8 mg/hari menjadi 6,3 mg/hari pada trimester tiga. Kebutuhan zat besi sangat mencolok kenaikannya. Dengan demikian kebutuhan zat besi pada trimester dua dan tiga tidak dapat dipenuhi dari makanann saja, walaupun makanan yang dimakan cukup baik kualitasnya dan bioavalitas zat gizinya tinggi, kecuali jika wanita tersebut sebelum hamil telah mempunyai masukan zat besi yang tinggi yaitu lebih besar dari 500 mg didalam tubuhnya. Wanita yang mempunyai simpanan zat besi lebih besar dari 500 mg jarang walau pada masyarakat maju sekalipun, apalagi pada daerah yang sedang berkembang sehingga zat besi harus disuplai dari sumber lain supaya bisa tercukupi. (Andonotopo, 2005).

Pemerintah menjalin kerjasama dengan Departemen Kesehatan dalam rangka pemberian suplemen zat besi atau TTD berupa tablet FeSO4 500 mg kepada kelompok sasaran yaitu wanita hamil dimulai dari trimester dua dan tiga. Paling sedikit ibu hamil harus mendapatkan TTD 90 tablet (Depkes, 1996).

Efek samping dari mengkonsumsi tablet Fe, biasanya ibu merasa mual, konstipasi dll. Sehingga banyak ibu hamil yang sudah diberikan tablet Fe memilih untuk tidak mengkonsumsi tablet Fe tersebut. Karena itu diharapkan pada para petugas kesehatan terutama bidan agar memberikan informasi yang tepat tentang aturan mengenai waktu yang tepat untuk mengkonsumsi tablet tersebut, sehingga efek samping dari tablet Fe bisa minimalisasi. (Riswan, 3003).


v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}
<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:”Arial Black”; panose-1:2 11 10 4 2 1 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Header Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Footer Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 216.0pt right 432.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} span.HeaderChar {mso-style-name:”Header Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Header; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} span.FooterChar {mso-style-name:”Footer Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Footer; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:21.0cm 842.0pt; margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; mso-header-margin:70.9pt; mso-footer-margin:2.0cm; mso-page-numbers:27; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:81682469; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:424323750 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:72.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:144.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:252.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:288.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:360.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1 {mso-list-id:278266945; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:449373918 -492164272 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2 {mso-list-id:378163726; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1757808682 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:144.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:180.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:252.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:288.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:360.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:396.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3 {mso-list-id:382024978; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:723040620 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 {mso-level-tab-stop:18.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:18.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:54.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:54.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:90.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:90.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level4 {mso-level-tab-stop:126.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:126.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:162.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:162.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:198.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:198.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level7 {mso-level-tab-stop:234.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:234.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:270.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:270.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:306.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:306.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4 {mso-list-id:655768708; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:70951084 1953373592 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l4:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:54.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:54.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-ascii-font-family:Arial; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-hansi-font-family:Arial; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:90.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:90.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:126.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:126.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level4 {mso-level-tab-stop:162.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:162.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:198.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:198.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:234.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:234.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level7 {mso-level-tab-stop:270.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:270.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:306.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:306.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:342.0pt; mso-level-number-position:right; margin-left:342.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5 {mso-list-id:659358179; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:232822232 67698703 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l5:level1 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:72.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level3 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:144.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l5:level4 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} @list l5:level5 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level6 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:252.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l5:level7 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:288.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} @list l5:level8 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level9 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:360.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:360.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l6 {mso-list-id:894975524; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1725955012 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:92.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:128.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:164.7pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:200.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:236.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:272.7pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:308.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:344.7pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:380.7pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7 {mso-list-id:901211384; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-2108552266 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:144.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:180.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:252.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:288.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:360.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:396.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8 {mso-list-id:1720664796; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-317951510 67698709 2016427316 -83823988 -403815250 -724134726 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level2 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:117.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level4 {mso-level-text:”%4\)”; mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level5 {mso-level-start-at:0; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9 {mso-list-id:1922636213; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1346232776 67698713 2016427316 -83823988 -403815250 -724134726 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l9:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level2 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:117.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level4 {mso-level-text:”%4\)”; mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level5 {mso-level-start-at:0; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10 {mso-list-id:2073692855; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1817002768 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l10:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

A. Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif korelatif. Metode tersebut digunakan untuk melihat hubungan antara karakteristik ibu hamil dan asupan Tablet Tambah Darah (TTD) dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo periode 1 Mei sampai dengan 30 Juni 2007.

1. Rancangan Penelitian

Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional .

2. Paradigma Penelitian

Anemia dalam kehamilan dapat berpengaruh buruk terutama saat kehamilan, persalinan dan nifas. Pengaruh anemia saat kehamilan dapat berupa abortus, persalinan kurang bulan, ketuban pecah sebelum waktunya. Pengaruh anemia saat persalinan dapat berupa partus lama, gangguan his dan kekuatan mengedan serta kala uri memanjang sehingga dapat terjadi retensio plasenta. Pengaruh anemia saat masa nifas salah salah satunya subinvolusi uteri, perdarahan post partum, infeksi nifas dan penyembuhan luka perineum lama. (Manuaba, 2003).

Pendidikan dapat mempengaruhi seseorang termasuk juga perilaku seseorang akan pola hidup terutama dalam memotivasi sikap untuk berperan serta dalam pembangunan kesehatan. (Notoatmodjo, 1985). Semakin bertambahnya usia seseorang khususnya usia > 35 tahun maka akan mempengaruhi penurunan proses metabolisme tubuh sehingga penyerapan terhadap zat besi dalam tubuh pun akan berkurang. Paritas juga sangat berpengaruh terhadap kejadian anemia dalam kehamilan, kehamilan yang berulang dalam waktu yang singkat cadangan zat besi ibu yang sebenarnya belum pulih akhirnya terkuras untuk keperluan janin yang dikandung berikutnya. Jarak kehamilan < 2 tahun mempengaruhi cadangan simpanan zat besi yang kurang dalam tubuh. (Amirrudin, 2004)

Kenaikan volume darah selama kehamilan akan meningkatkan kebutuhan Fe atau zat besi. Jumlah Fe yang dibutuhkan oleh ibu hamil akibat meningkatnya volume darah adalah 500 mg. Sehingga selain dari makanan zat besi harus disuplai dari sumber lain supaya bisa tercukupi. (Andonotopo, 2005). Paling sedikit ibu hamil harus mendapatkan TTD 90 tablet. (Depkes, 1996)

Berdasarkan uraian teori dan tujuan yang ingin dicapai, maka konsep penelitian ini seperti pada diagram dibawah ini.

Karakteristik Ibu Hamil:

a. Umur

b. Pendidikan

c. Jarak kehamilan

d. Paritas

Anemia

dalam Kehamilan

Asupan Tablet Tambah Darah (TTD)

Gambar 3.1

Kerangka Konsep Penelitian

3. Hipotesis Penelitian

Hipotesis dalam penelitian ini adalah :

1. Terdapat hubungan antara umur ibu dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

2. Terdapat hubungan antara pendidikan ibu dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

3. Terdapat hubungan antara paritas ibu dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

4. Terdapat Hubungan antara jarak kehamilan ibu dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

5. Terdapat hubungan antara asupan TTD dan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo.

4. Variabel Penelitian

a. Variabel bebas penelitian: umur, pendidikan, jarak kehamilan, paritas dan asupan TTD

b. Variabel terikat penelitian: Anemia dalam kehamilan

5. Definisi Operasional

Tabel 3.1

Definisi Operasional

No.

Variabel

Definisi operasional

Hasil ukur

Alat ukur

Cara ukur

Skala

1.

Umur

Lama waktu hidup seseorang dari sejak lahir sampai dilakukan penelitian yang dinyatakan dengan tahun (Notoatmodjo, 1993)

1. Risiko Tinggi

(< 20 tahun dan >35 tahun)

2. Risiko Rendah (20-35 tahun)

Kuesioner

Wawancara

Ordinal

2.

Pendidikan

Pendidikan formal tertinggi yang ditamatkan oleh ibu hamil

1. Pendidikan Rendah (≤SMP)

2. Pendidikan

Tinggi (>SMP)

Kuesioner

Wawancara

Ordinal

3.

Jarak Kehamilan

Rentang waktu ibu mengandung antara anak terakhir dengan sekarang

1. Risiko tinggi

(< 2 tahun)

2. Risiko Rendah

(> 2 tahun)

Kuesioner

Wawancara

Ordinal

4.

Paritas

Jumlah persalinan yang pernah dialami oleh ibu hamil baik yang lahir hidup dan mati.

1. Risiko Tinggi

(≥4 orang)

2. Risiko Rendah

(≤ 1 – 3 orang)

Kuesioner

Wawancara

Ordinal

5.

Asupan Tablet Tambah Darah

Jumlah tablet tambah darah yang di berikan kepada ibu hamil tiap tablet mengandung 320 mg FeSO4 (60 mg Fe)

2. Risiko Tinggi

(< 90 tabet)

3. Risiko Rendah

(> 90 tablet)

Kuesioner

Wawancara

Ordinal

6

Anemia dalam Kehamilan

Kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr%

1. Anemia

(< 11 gr%)

2. Tidak Anemia

(> 11 gr %)

Hb sahli

Observasi langsung

Nominal

B. Populasi dan Sampel Penelitian

1. Populasi Penelitian

Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo yaitu 1400 orang.

2. Sampel Penelitian

Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo. Untuk menghitung besar sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini menggunakan rumus sebagai berikut :

Keterangan :

n = Besarnya sampel

= Tingkat kepercayaan yang dikehendaki

P = Proporsi (Kejadian Anemia 53%)

Q = 1 – P

d = Ketepatan absolut yang diinginkan

(Sastroasmoro, 1995)

Pada penelitian ini besarnya populasi adalah 1400 orang dengan tingkat kepercayaan yang dikehendaki sebesar 95% derajat dan ketepatan absolut yang diinginkan adalah 10% maka besar sampel minimal yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah:

Jadi besar sampelnya adalah 96 orang.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan accidental sampling yaitu pengambilan sampel didasarkan pada kebetulan ada ditemui atau tersedia.

C. Teknik Pengumpulan Data dan Prosedur Penelitian

1. Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data primer atau data yang akan dianalisis dalam penelitian, yaitu data status anemia dilakukan dengan riset lapangan (field research). Riset lapangan dilakukan dengan cara mengadakan penelitian langsung pada objek yang diteliti. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data anemia dengan metode sahli (alat untuk mengukur Hb) langsung pada objek. Sementara untuk mendapatkan data asupan TTD dan karakteristik ibu hamil yang meliputi umur, pendidikan, paritas dan jarak kehamilan adalah dengan wawancara.

Tahap – tahap pemeriksaan hemoglobin dengan Sahli :

a. Persiapan alat

1) Hemoglobinometer sahli-Hellge

2) HCL 0,1 N

3) Aquades

4) Blood Lancet

b. Pelaksanaan

1) Isilah tabung dengan HCL 0,1 N sampai angka 2

2) Tusuk ujung jarum jari dengan jarum yang steril, bersihkan darah yang pertama keluar dengan kapas kering tekan jari supaya darah lebih banyak keluar.

3) Gunakan pipet untuk menghisap darah mencapi garis biru pada tabung (tube) atau 20 mm.

4) Masukan darah ke dalam tabung sahli sampai semua darah keluar dari pipet.

5) Biarkan selama 4 menit (hematin akan berubah menjadi asam hematin).

6) Masukan aquades tetes demi tetes kedalam tabung sahli, diaduk kembali setelah ditetesi sampai warnanya sama dengan standar.

7) Baca hasil dalam waktu 5 menit: tinggi bagian bawah miniskus menunjukan kadar hemoglobin (gr%).

2. Prosedur Penelitian

Agar penelitian yang dibuat bisa memenuhi syarat penelitian, yaitu sistematis, berencana, dan mengikuti konsep ilmiah. Melalui langkah-langkah sebagai berikut :

Pembuatan Rancangan Penelitian

1) Memilih masalah

2) Studi pendahuluan

3) Merumuskan masalah

4) Merumuskan anggapan dasar

5) Menentukan variabel dan sumber data

a. Melaksanakan Penelitian

1) Mengumpulkan data

2) Analisa data

3) Menarik kesimpulan

b. Membuat laporan Penelitian

D. Pengolahan Data

Data yang diperoleh selanjutnya akan diolah melalui proses sebagai berikut:

1. Editing

Memeriksa data yang telah dikumpulkan baik berupa daftar maupun pertanyaan, kartu atau buku register.

2. Coding

Pemberian kode pada tiap-tiap data yang telah diperoleh ke dalam perangkat lunak komputer.

3. Entry Data

Kegiatan memasukan data yang diperoleh ke dalam perangkat lunak komputer.

4. Tabulation

Membuat tabel yang berisikan data yang telah diberikan kode sesuai analisis yang dibutuhkan.

E. Analisa Data

Data diolah dengan menggunakan Analisa bivariat dilakukan untuk melihat hubungan variabel bebas (independen) dengan variabel terikat (dependen) yaitu Karakteristik ibu hamil dan asupan tablet tambah darah dengan kejadian anemia. Untuk membuktikan adanya hubungan yang bermakna antara variabel bebas dengan variabel terikat dilakukan uji statistik dengan metoda Chi Square (X­2) dengan tingkat kemaknaan = 0,05. Kriteria pengujian adalah : bila nilai p < 0,05 maka hubungan tersebut secara statistik ada hubungan yang bermakna, tetapi bila nilai p > 0,05, maka secara statistik tidak ada hubungan yang bermakna.

F. Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan diwilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 1 mei sampai dengan 30 Juni 2007.

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} @font-face {font-family:”Trebuchet MS”; panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; line-height:normal; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Header Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; line-height:normal; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 234.0pt right 468.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Footer Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; line-height:normal; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 234.0pt right 468.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0cm; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0cm; line-height:13.5pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:9.0pt; font-family:”Trebuchet MS”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:”Trebuchet MS”;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:5.0pt; margin-left:36.0pt; text-align:center; line-height:normal; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:Calibri;} span.HeaderChar {mso-style-name:”Header Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Header; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} span.FooterChar {mso-style-name:”Footer Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Footer; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; mso-header-margin:70.9pt; mso-footer-margin:2.0cm; mso-page-numbers:36; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:146627292; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-203782222 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:153.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:189.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:225.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:261.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:297.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:333.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:369.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l0:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:405.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1 {mso-list-id:160705161; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-457021738 65163396 -793340536 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level2 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2 {mso-list-id:272053233; mso-list-template-ids:356404802;} @list l2:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; color:black;} @list l2:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l2:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3 {mso-list-id:409694967; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1670693620 67698713 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l3:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4 {mso-list-id:475101763; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1919216280 -849554254 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l4:level1 {mso-level-start-at:0; mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:•; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:67.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Arial”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level2 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:103.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level3 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:139.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l4:level4 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:175.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} @list l4:level5 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:211.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level6 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:247.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l4:level7 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:283.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;} @list l4:level8 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:319.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l4:level9 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:355.65pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Wingdings;} @list l5 {mso-list-id:590970351; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:712927808 686336012 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l5:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l5:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6 {mso-list-id:617955902; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1287407688 -767144778 -767144778 67698705 1297361068 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l6:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; color:black;} @list l6:level2 {mso-level-start-at:2; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; color:black;} @list l6:level3 {mso-level-text:”%3\)”; mso-level-tab-stop:117.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; color:black; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l6:level4 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l6:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7 {mso-list-id:916745009; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1754099632 -1065557938 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l7:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l7:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8 {mso-list-id:1027100006; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-882232142 463007846 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l8:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:normal; mso-bidi-font-weight:normal;} @list l8:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l8:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9 {mso-list-id:1029793519; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1976725788 67698709 67698703 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l9:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level2 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l9:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10 {mso-list-id:1044452338; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1327341396 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l10:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:85.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:121.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:157.65pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:193.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:229.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:265.65pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:301.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:337.65pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l10:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:373.65pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11 {mso-list-id:1353216942; mso-list-template-ids:-11664046;} @list l11:level1 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l11:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12 {mso-list-id:1404835879; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:209860978 778307620 1744231024 1070477562 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l12:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l12:level2 {mso-level-tab-stop:32.2pt; mso-level-number-position:left; margin-left:32.2pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l12:level3 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:117.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-font-weight:bold; mso-bidi-font-weight:bold;} @list l12:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l12:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13 {mso-list-id:1570455994; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1787102680 -1604019804 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l13:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:110.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:146.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:44.5pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:218.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:254.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:290.15pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:326.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:362.15pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l13:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:398.15pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14 {mso-list-id:1611666290; mso-list-template-ids:712927808;} @list l14:level1 {mso-level-start-at:2; mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l14:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15 {mso-list-id:1740901408; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:812528252 67698709 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l15:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l15:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16 {mso-list-id:1890071746; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:2029690534 67698705 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l16:level1 {mso-level-text:”%1\)”; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:72.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:108.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:144.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:180.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:216.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:252.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:288.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; margin-left:324.0pt; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l16:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; margin-left:360.0pt; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17 {mso-list-id:2046981070; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-936055910 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l17:level1 {mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l17:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18 {mso-list-id:2077850190; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-323030762 -924559524 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l18:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l18:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19 {mso-list-id:2081366053; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-608946058 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l19:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l19:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil Penelitian

Berdasarkan kunjungan ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas DTP Banjaran Nambo selama periode 1 Mei – 30 Juni 2007 diperoleh sampel sebanyak 100 orang dari jumlah populasi ibu hamil 1400 orang yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Semua data disajikan dalam bentuk tabel yang dapat dilihat dibawah ini.

1. Analisis Univariat

a. Karakteristik Ibu Hamil

Tabel 4.1.1

Distribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik Ibu Hamil

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Karakteristik Ibu Hamil

Jumlah

%

Pendidikan Ibu Hamil

Pendidikan Tinggi (> SMP)

Pendidikan Rendah(≤ SMP)

22

78

22

78

Jumlah

100

100

Umur Ibu Hamil

Risiko Tinggi (< 20 dan > 35 tahun)

Risiko Rendah (20 – 35 tahun)

44

56

44

56

Jumlah

100

100

Jarak Kehamilan

Risiko Tinggi (Jarak < 2 Tahun)

Risiko Rendah (Jarak ≥ 2 Tahun)

59

41

59

41

Jumlah

100

100

Paritas

Risiko Tinggi (Paritas ≥ 4)

Risiko Rendah (Paritas ≤ 1-3 orang)

39

61

39

61

Jumlah

100

100

Berdasarkan tabel diatas maka hasil analisa frekuensi karakteristik ibu hamil didapatkan: ibu yang berpendidikan rendah sebanyak 78 orang (≤ SMP) sebanyak (78 %), berpendidikan tinggi (> SMP) sebanyak 22 orang (22%). Umur ibu berisiko rendah (20-35 tahun) sebanyak 56 orang (56%), umur ibu yang berisiko tinggi (<20 dan >35 tahun) sebanyak 44 orang (44%). Jarak kehamilan ibu berisiko rendah (Jarak ≥ 2 Tahun) sebanyak 41 orang (41%), jarak kehamilan ibu hamil yang berisiko tinggi (Jarak ≥ 2 Tahun) sebanyak 59 orang (59%). Paritas ibu berisiko rendah (Paritas ≤ 1 dan 2-3 orang) sebanyak 61 orang (61%), ibu hamil yang berisiko tinggi (Paritas ≥ 4) sebanyak 39 orang (39%).

b. Asupan Tablet Tambah Darah (TTD)

Tabel 4.1.2

Distribusi Frekuensi AsupanTablet Tambah Darah pada Ibu Hamil

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Tablet Tambah Darah

Jumlah

Persentase

Risiko Tinggi (< 90 Tablet)

Risiko Rendah (≥ 90 Tablet)

44

56

44

56

Jumlah

100

100

Tabel di atas menunjukkan bahwa dari 100 orang ibu hamil yang mengkonsumsi TTD (berisiko tinggi) sebanyak 44 orang (44%), sedangkan ibu hamil yang berisiko rendah sebanyak 56 orang (56%).

2. Analisis bivariat

a. Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

1) Hubungan Pendidikan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Tabel 4.2.1

Hubungan Pendidikan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Pendidikan

Kejadian

Jumlah

%

p. Value

RP

Anemia

%

Tidak Anemia

%

Pendidikan Rendah

(≤ SMP)

Pendidikan Tinggi

(> SMP)

51

1

65,4

4,5

27

21

34,6

95,5

78

22

100

100

0,000

14,385

(2,105 – 98,284)

Jumlah

52

52

48

48

100

100

Hasil penelitian didapatkan dari 78 ibu hamil, ibu yang berpendidikan rendah yang menderita anemia sebanyak 51 orang (65,4%), sedangkan dari 22 ibu hamil, yang berpendidikan tinggi yang menderita anemia sebanyak 1 orang (4,5%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,000 artinya ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu hamil dengan kejadian anemia. Nilai RP= 14,385 menunjukkan ibu yang berpendidikan rendah mempunyai peluang 14,385 kali untuk terjadinya anemia dibandingkan dengan ibu yang berpendidikan tinggi.

2) Hubungan Umur Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Tabel 4.2.2

Hubungan Umur Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Umur

Kejadian

Jumlah

%

p. Value

RP

Anemia

%

Tidak Anemia

%

Risiko Tinggi

(< 20 dan > 35 tahun)

Risiko Rendah

(20 – 35 tahun)

39

13

88,6

23,2

5

43

11,4

76,8

44

56

100

100

0,000

3,818

(2,344 – 6,220)

Jumlah

52

52

48

48

100

100

Hasil penelitian didapatkan dari 44 ibu hamil, ibu yang mempunyai umur berisiko tinggi yang menderita anemia sebanyak 39 orang (88,6%), sedangkan dari 56 ibu hamil, yang mempunyai umur berisiko rendah yang menderita anemia sebanyak 13 orang (23,2%). Hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,000 artinya ada hubungan yang bermakna antara umur dengan kejadian anemia. Nilai RP= 3,818 artinya ibu yang umurnya berisiko tinggi mempunyai peluang 3,818 kali untuk menderita anemia dibandingkan ibu yang umurnya berisiko rendah.

3) Hubungan Jarak kehamilan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Tabel 4.2.3

Hubungan Jarak kehamilan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Jarak Kehamilan

Kejadian

Jumlah

%

p. Value

RP

Anemia

%

Tidak Anemia

%

Risiko Tinggi

(< 2 Tahun)

Risiko Rendah

(≥ 2 Tahun)

40

12

67,8

29,3

19

29

32,2

70,7

59

41

100

100

0,000

2,316

(1,395 – 3,847)

Jumlah

52

52

48

48

100

100

Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada jarak kehamilan ibu yang berisiko tinggi (Jarak < 2 Tahun) sebanyak 40 orang (67,8%) dari 59 ibu dan ini lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian anemia pada ibu yang berisiko rendah (Jarak ≥ 2 Tahun) sebanyak 12 orang (29,3%) dari 41 ibu. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara terjadinya anemia dengan jarak kehamilan dilihat dari nilai p 0,000. Nilai RP= 2,316 menunjukkan ibu yang berisiko tinggi mempunyai peluang 2,316 kali untuk terjadinya anemia pada ibu yang berisiko tinggi dibandingkan dengan ibu yang berisiko rendah.

4) Hubungan Paritas dengan Kejadian Anemia

Tabel 4.2.4

Hubungan Paritas Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Paritas

Kejadian

Jumlah

%

p. Value

RP

Anemia

%

Tidak Anemia

%

Risiko Tinggi

(≥ 4 orang)

Risiko Rendah

(≤ 1-3 orang)

28

24

71,8

39,3

11

37

28,2

60,7

39

61

100

100

0,002

1,825

(1,262 – 2,638)

Jumlah

52

52

48

48

100

100

Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu yang berisiko tinggi (paritas ≥ 4 orang) sebanyak 28 orang (71,8%) dari 39 ibu dan ini lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian anemia pada ibu yang berisiko rendah (paritas ≤ 1 dan 2-3 orang) sebanyak 24 orang (39,3%) dari 61 ibu. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antar terjadinya anemia antara paritas dilihat dari nilai p 0,002. Nilai RP= 1,825 menunjukkan ibu yang berisiko tinggi mempunyai peluang 1,825 kali untuk terjadinya anemia dibandingkan dengan ibu yang berisiko rendah.

a. Hubungan Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia

Tabel 4.2.5

Hubungan Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia

Di Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Asupan

Tablet Tambah Darah

(TTD)

Kejadian

Jumlah

%

p. Value

RP

Anemia

%

Tidak Anemia

%

Risiko Tinggi

(< 90 Tablet)

Risiko Rendah

(≥ 90 Tablet)

29

23

65,9

41,1

15

33

34,1

58,9

44

56

100

100

0,014

1,605

(1,099 – 2,344)

Jumlah

52

52

48

48

100

100

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu yang berisiko tinggi (TTD < 90 tablet) adalah sebanyak 29 orang (65,9%) dari 44 ibu dan ini lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian anemia pada ibu yang berisiko rendah (TTD ≥ 90 Tablet) sebanyak 23 orang (41,1%) dari 56 ibu. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia dilihat dari nilai p 0,014. Nilai RP= 1,605 menunjukkan ibu yang berisiko tinggi mempunyai peluang 1,605 kali untuk terjadinya anemia pada ibu yang berisiko tinggi dibandingkan dengan ibu yang berisiko rendah.

B. PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas DTP Banjaran Nambo sebesar 52%, angka ini masih di bawah prevalensi kejadian di Indonesia dan Jawa Barat yaitu sebesar 53%, sedangkan untuk kejadian anemia di Kabupaten Bandung sendiri sebesar 3,9%. Tingginya angka kejadian anemia di Puskesmas DTP Banjaran Nambo sebagian besar disebabkan karena masih banyaknya ibu hamil yang tidak mengetahui tentang anemia dan bahayanya. Penyebab anemia diantaranya masih banyak umur ibu hamil yang berisiko tinggi dan mempunyai anak lebih dari 3 orang, jarak kehamilan yang dekat, jumlah kelahiran lebih dari 4 orang dan penggunaan tablet tambah darah yang kurang. (Manuaba, 2001)

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan kadar hemoglobin di bawah 11 gr% pada tiga (Cunningham, 2005). Kejadian anemia pada ibu hamil mempunyai dampak buruk, baik pada ibunya maupun pada janinnya. Ibu hamil dengan anemia berat lebih memungkinkan terjadinya persalinan kurang bulan dan memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah serta dapat meningkatkan kematian perinatal. (Riswan, 2003).

Berdasarkan hasil penelitian di Puskesmas DTP Banjaran Nambo ibu dengan pendidikan rendah masih tinggi, didapatkan 78 ibu hamil dari 100 orang ibu hamil. Pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang menjadi tidak memperhatikan terhadap program kesehatan, sehingga mereka tidak mengenal bahaya yang mungkin terjadi. Walaupun ada sarana yang baik belum tentu mereka tahu menggunakannya. Mereka tidak akan memperhatikan terhadap informasi yang ada karena tidak ada rasa ingin tahu. (Obstetri Sosial, 1997).

Peneliti juga mendapatkan bahwa di Puskesmas DTP Banjaran Nambo lebih banyak ibu yang berumur antara 20 – 35 tahun dibandingkan dengan ibu yang berumur < 20 tahun atau > 35 tahun, dari 100 ibu hamil ada 56 orang Ibu yang berumur antara 20 – 35 tahun. Masih banyak ibu hamil yang mempunyai jarak kehamilan kurang dari dua tahun sebanyak 59 orang (59%). Jarak kehamilan kurang dari dua tahun mempengaruhi cadangan simpanan zat besi. Zat besi yang kurang dalam tubuh bisa mengakibatkan Anemia. Di Puskesmas DTP Banjaran Nambo lebih banyak ibu hamil yang jumlah anaknya kurang dari tiga (Paritas ≤ 1-3 orang) dibanding ibu hamil yang memiliki anak lebih dari tiga.

Di wilayah kerja Puskesmas DTP Banjaran Nambo banyak ibu hamil yang sudah mendapatkan tablet tambah darah dari 100 orang ibu hamil terdapat 56 ibu hamil sudah mendapatkan tablet tambah darah sebanyak 90 tablet. Kehamilan memerlukan tambahan zat besi untuk meningkatkan jumlah sel darah merah dan membentuk sel darah merah janin dan plasenta. Jika persediaan cadangan Fe minimal, maka setiap kehamilan akan menguras persediaan Fe tubuh dan akhirnya menimbulkan anemia pada kehamilan berikutnya, dengan pertimbangan tersebut maka dilakukan pemberian preparat Fe minimal 90 tablet pada ibu-ibu hamil di puskesmas. (Manuaba, 1998).

1. Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

a. Hubungan Pendidikan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil bahwa ibu yang berpendidikan rendah yang menderita anemia sebanyak 65,4%, sedangkan ibu yang berpendidikan tinggi yang menderita anemia sebanyak 4,5%. Dari uji statistik didapatkan nilai p. 0,000 artinya ada hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu hamil dengan kejadian anemia.

Hal tersebut sesuai dengan teori Kuncoroningrat (1997) yaitu makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, makin mudah menerima informasi sehingga makin banyak pula pengetahuan yang dimiliki. Sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai yang baru diperkenalkan.

Dan hal ini pun sesuai dengan teori dalam buku Obstetri Sosial (1997) yaitu pendidikan yang rendah menyebabkan seseorang menjadi tidak memperhatikan terhadap program kesehatan, sehingga mereka tidak mengenal bahaya yang mungkin terjadi. Walaupun ada sarana yang baik belum tentu mereka tahu menggunakannya. Mereka tidak akan memperhatikan terhadap informasi yang ada karena tidak ada rasa ingin tahu.

Seseorang yang mempunyai tingkat pendidikan lebih tinggi (SMA, PT) akan lebih mudah menerima informasi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan artinya dia dapat mengadopsi inovasi dengan cepat dibandingkan ibu yang berlatar pendidikan rendah (Tidak tamat SD, SD, SMP) yang cenderung lebih sulit untuk mengetahui atau mengikuti informasi yang tersedia karena keterbatasan pengetahuan.(Notobroto, 2003)

Latar belakang pendidikan yang cukup tinggi akan membuat ibu hamil memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang informasi baru khususnya anemia pada kehamilan dan bahayanya. Sedangkan ibu-ibu hamil dengan tingkat pendidikan rendah cenderung memiliki pengetahuan yang terbatas dan kemungkinan memiliki kesempatan untuk mendapatkan informasi kesehatan lebih kecil. (Notoatmodjo, 1996).

Latar belakang pendidikan didasari oleh pengetahuan yang dapat diperoleh melalui proses belajar dan proses belajar itu terlihat dalam bentuk pendidikan dan pengalaman. Oleh karena itu pendidikan menjadi faktor yang tidak langsung dapat berhubungan dengan aspek pengetahuan tentang anemia pada kehamilan. (Manuaba, 1998).

Menurut Syahlan (1996), bahwa tingkat pengetahuan yang tinggi pada seseorang akan menjadikan lebih kritis dalam menghadapi berbagai masalah. Hal ini dapat dibuktikan ketika ibu hamil merasakan ada hal yang tidak lazim pada masa kehamilannya maka dengan sesegera mungkin akan memeriksakan dirinya ke tenaga kesehatan. (Manuaba, 1998)

Menurut Depkes (2002) terjadinya anemia juga dapat dipengaruhi oleh tingat pendidikan yang rendah atau pemeriksaan kehamilan yang kurang baik.

Menurut penelitian Notobroto, Hari basuki (2003) faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya anemia kehamilan adalah interval kehamilan, usia kehamilan dan lama pendidikan. Sedangkan menurut penelitian Sulasmi (2003) pendidikan tidak ada hubungan dengan kejadian anemia. Prevalensi anemia ibu hamil ditemukan pada penelitian ini sebesar 41,5%. Hubungan variabel pendidikan dengan dengan kejadian anemia ibu hamil trimester II dengan uji fisher s exact nilai p 1,000 (p>a).

Penelitian yang dilakukan oleh Sulasmi (2003) berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada penelitian ini dimana pada hasil penelitian Sulasmi pendidikan tidak ada hubungannya dengan kejadiaan anemia. Hal ini mungkin disebabkan karena dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain cross sectional dan teknik pengambilan sampel secara accidental sampling.

Pada penelitian ini ibu hamil dengan tingkat pendidikan rendah lebih banyak mengalami anemia dibandingkan ibu dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi, terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian anemia.

b. Hubungan Umur Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil bahwa ibu yang mempunyai umur berisiko tinggi (< 20 tahun dan > 35 tahun) yang menderita anemia sebanyak 88,6%, sedangkan pada umur berisiko rendah yang menderita anemia sebanyak 23,2%. Dari hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,000 artinya ada hubungan antara ibu umur ibu hamil dengan kejadian anemia. Pada penelitian ini, yang lebih banyak kejadian anemia adalah pada ibu berisiko tinggi (umur <20 tahun dan >35 tahun). Hal ini sesuai dengan teori bahwa umur di bawah 20 tahun dan diatas 35 tahun merupakan umur yang berisiko untuk hamil dan melahirkan (Manuaba, 1998).

Pada umur ibu dibawah 20 tahun kemampuan alat reproduksinya belum siap sepenuhnya untuk terjadinya kehamilan dan secara emosi belum stabil sehingga mudah mengakibatkan guncangan yang mengakibatkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan zat – zat gizi selama kehamilannya. Semakin bertambahnya usia seseorang khususnya usia lebih dari 35 tahun maka akan mempengaruhi penurunan proses metabolisme tubuh sehingga penyerapan terhadap zat besi dalam tubuh pun akan berkurang serta keelastisitas rahimnya sudah mulai berkurang untuk menerima kehamilan dan proses persalinan. Kurangnya perhatian dan pemenuhan gizi selama kehamilan dan terganggunya penyerapan zat besi dalam tubuh merupakan penyebab dari terjadinya anemia dalam kehamilan. (Amiruddin,2004).

Menurut Cunningham (1995) pada remaja kehamilan dapat berdampak negatif sebab secara fisik dan mental remaja belum siap menerima kehamilan. Banyak komplikasi yang akan timbul dari kehamilan remaja.

Risiko komplikasi pada kelompok umur dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun adalah tiga kali lebih tinggi dari kelompok umur reproduksi sehat (20-35 tahun). Faktor umur ibu yang terlalu tua atau terlalu muda akan menambah risiko. (Mochtar, 1998).

Menurut Hurlock (1997) mengatakan bahwa umur ibu < 20 tahun dianggap berbahaya untuk kehamilan karena secara fisik tubuh ibu masih dalam tahap pertumbuhan, organ-organ reprodusi masih sangat muda dan belum kuat sama sekali. Begitupun umur > 35 tahun dianggap sangat berbahaya sebab baik alat reproduksi maupun fisik sudah jauh berkurang dan menurun.

Menurut hasil penelitian di Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros tahun 2004 menunjukan bahwa umur ibu berpengaruh terhadap Anemia. Dari 27 orang jumlah responden yang berumur > 35 tahun diperoleh angka 20 orang menderita anemia atau sebanyak 74,1%, sedangkan ibu hamil yang berumur < 35 tahun dari 101 responden 40 orang menderita anemia atau sebanyak 39,6%. (Amiruddin,2004).

Pada penelitian ini ibu hamil dengan usia lebih dari 35 tahun mengalami anemia ringan lebih banyak dibandingkan dengan ibu yang dalam usia reproduksi (20-30 tahun). Penelitian tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwa terdapat hubungan antara umur ibu dengan kejadian anemia.

c. Hubungan Jarak Kehamilan Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada jarak kehamilan ibu yang berisiko tinggi (Jarak < 2 Tahun) sebesar 67,8% dan ini lebih tinggi dibandingkan dengan kejadian anemia pada ibu yang berisiko rendah (Jarak ≥ 2 Tahun) sebesar 29,3%. Dari hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antar jarak kehamilan dengan kejadian anemia dilihat dari nilai p 0,000. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa responden paling banyak menderita anemia pada jarak kehamilan kurang dari dua tahun.

Hal ini sesuai dengan teori asuhan kebidanan Antenatal (JHPEIGO, 2003) yaitu Jarak kehamilan kurang dari dua tahun mempengaruhi cadangan simpanan zat besi, sehingga bisa mengakibatkan Anemia. Kebutuhan zat besi pada ibu hamil dengan jarak kehamilan kurang dari dua tahun lebih banyak karena untuk memenuhi kebutuhan selama kehamilan.

Menurut King terdapat dua kelompok wanita yang menghadapi risiko mengalami suplai nutrien yang tidak adekuat selama hamil, yaitu wanita yang hamil pada usia muda dan wanita dengan jarak antar kehamilan kurang dari 18 bulan. Pada kedua kelompok wanita tersebut kondisi nutrien dalam tubuh tidak mencukupi untuk mendukung pertumbuhan janin. (Virahaju, 2004)

Penurunan status gizi ibu merupakan salah satu masalah yang mungkin terjadi akibat jarak antar kehamilan yang singkat. Menurut Winkvist et al. Penurunan status gizi ibu didefinisikan sebagai perubahan negatif status gizi ibu yang terjadi selama siklus reproduksi, yaitu dari kondisi tidak hamil, tidak menyusui, menjadi keadaan hamil, menyusui, selanjutnya kembali ke kondisi tidak hamil, tidak menyusui. Efek negatif penurunan status gizi ibu meningkat pada keadaan singkatnya waktu pemulihan status gizi ibu selama masa tidak hamil atau rendahnya cadangan nutrisi ibu pada awal kehamilan. Akibat penurunan status gizi ibu, dapat terjadi berbagai macam gangguan antara lain: penurunan kualitas kerja organ tubuh, gangguan sistem imunitas, anemia, dan sebagainya. (Virahaju, 2004)

Menurut Agudelo dan Belizan (2003) pada wanita hamil dengan jarak antar kehamilan kurang dari 6 bulan, terdapat peningkatan risiko kematian maternal (OR 2,54; 95% CI 1,22-5,38), perdarahan trimester ketiga (1,73;1,42-2,24), ketuban pecah dini (1,72;1,53-1,93), endometritis puerpuralis (1,33;1,22-1,45) dan anemia (1,30;1,18-1,43). Kondisi tersebut diduga terjadi karena jarak antar kehamilan yang singkat tidak memungkinkan pulihnya kondisi tubuh wanita akibat stres fisiologis yang terjadi akibat kehamilan sebelumnya. Diduga jarak antar kehamilan yang singkat mempengaruhi proses pemulihan pembuluh darah dan vaskularisasi endometrium, sehingga dapat terjadi perfusi uteroplasenta yang tidak adekuat serta meningkatkan risiko terjadinya solusio plasenta dan plasenta previa. Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa kemungkinan penyebab meningkatnya morbiditas dan mortalitas wanita akibat jarak antar kehamilan yang singkat adalah stres post partum, kondisi sosial ekonomi.

Zat besi adalah salah satu mikronutrien yang diambil dari cadangan ibu apabila pada masa hamil terjadi kekurangan asupan. Anemia defisiensi besi dapat menyebabkan prematuritas dan BBLR, berkaitan dengan penurunan cadangan zat besi dalam tubuh ibu akibat jarak antar kehamilan yang singkat. (Virahaju, 2004).

Menurut penelitian Notobroto, Hari basuki (2003) faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya anemia kehamilan adalah interval (jarak) kehamilan, usia kehamilan dan lama pendidikan. Menurut penelitian tersebut jarak kehamilan mempunyai hubungan dengan kejadian anemia dan hal tersebut mendukung penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwa jarak kehamilan ada hubungannya dengan kejadian anemia.

Pada penelitian ini ibu hamil dengan jarak kehamilan kurang dari dua tahun lebih banyak mengalami anemia dibandingkan dengan ibu yang memiliki jarak kehamilan ≥ 2 tahun, dimana dalam penelitian ini terdapat hubungan antara jarak kehamilan ibu dengan kejadian anemia.

d. Hubungan Paritas Ibu Hamil dengan Kejadian Anemia

Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu yang berisiko tinggi (paritas ≥ 4 orang) sebesar 71,8% dan pada ibu yang berisiko rendah (paritas ≤ 1-3 orang) sebesar 39,3%. Dari hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara paritas ibu hamil dengan kejadian anemia dilihat dari nilai p 0,002.

Hasil ini ditunjang dengan teori dari Manuaba (1998) bahwa semakin sering seorang wanita hamil dan melahirkan akan makin banyak kehilangan zat besi dan menjadi makin anemis. Persediaan cadangan Fe minimal, maka setiap kehamilan akan menguras persediaan Fe tubuh dan akhirnya menimbulkan anemia pada kehamilan berikutnya.

Kehamilan yang berulang dalam waktu yang singkat cadangan zat besi ibu yang sebenarnya belum pulih akhirnya terpakai untuk keperluan janin yang dikandung berikutnya, sehingga risiko terjadinya anemia lebih tinggi. Seorang ibu yang sering melahirkan mempunyai risiko mengalami anemia pada kehamilan berikutnya apabila tidak memperhatikan kebutuhan nutrisi. Karena selama hamil zat – zat gizi akan terbagi untuk ibu dan untuk janin yang dikandungnya. (Amiruddin, 2004).

Menurut Winkjosastro (1999) bahwa paritas 2-3 merupakan paritas paling aman ditinjau dari sudut kematian maternal, paritas tinggi (lebih dari 3) mempunyai angka kematian maternal lebih tinggi. Lebih tinggi paritas maka kematian maternal pun akan meningkat.

Indeks kehamiian risiko tinggi dilihat dari paritas menurut Fortney A dan E.W.Whitenhorne dalam Manuaba, 1998 adalah sebagai berikut:

1. Nulipara = 1

2. Multipara 1-3 = 0

3. Multipara 4-6 = 1

4. Grandemulti 7 = 2

Semakin kecil angka indeks risiko, semakin kecil pula kemungkinan risiko kehamiian dan persalinan (Manuaba, 1998). Hal ini berarti paritas yang dianggap aman untuk kehamilan dan persalinan adalah paritas 1-3.

Sedangkan menurut hasil penelitian di Puskesmas Bantimurung Kabupaten Maros tahun 2004 berdasarkan analisis hubungan paritas dengan kejadian anemia dan responden yang paling banyak menderita anemia adalah pada paritas 2-3 dengan jumlah  61 (62.5%) orang dan terendah pada responden yang paritas >4 dengan jumlah 10 (54.5%) orang. Hasil analisis uji statistik diperoleh nilai OR sebesar 1.393 dengan nilai lower 0.474 dan upper 4.096, karena nilai 1 berada antara batas bawah dan batas atas dengan OR sebesar 1,393 dan nilai lower 0,474 dan nilai upper 4,096 maka tidak terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil.

Pada penelitian tersebut yang lebih banyak menderita anemia adalah ibu dengan paritas 2-3 orang. Hal ini berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dimana yang lebih banyak terkena adalah ibu dengan paritas lebih dari empat orang. Perbedaan ini mungkin disebabkan karena perbedaan desain penelitian dan cara pengambilan sampel peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling dan desain penelitianya menggunakan cross sectional.

Pada penelitian ini ibu hamil dengan paritas lebih dari tiga orang lebih banyak mengalami anemia dibandingkan dengan paritas ≥ 3 orang kehamilan kurang dimana dalam penelitian ini terdapat hubungan antara paritas ibu hamil dengan kejadian anemia.

2. Hubungan Asupan Tablet Tambah Darah dengan Kejadian Anemia

Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian anemia pada ibu yang berisiko tinggi (TTD < 90 tablet) sebesar 65,9% dan pada ibu yang berisiko rendah (TTD ≥ 90 Tablet) sebesar 41,1% dan hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia dilihat dari nilai p 0,014.

Hal tersebut sesuai dengan teori Varney (2004) yang nyatakan bahwa asupan zat besi dapat mencegah anemia. Dan sesuai anjuran DepKes (1996) tentang pemberian suplemen zat besi atau TTD berupa tablet FeSO4 500 mg kepada kelompok sasaran yaitu wanita hamil dimulai dari trimester dua dan tiga. Paling sedikit ibu hamil harus mendapatkan TTD 90 tablet untuk mencegah anemia.

Perubahan fisologis normal yang terjadi selama kehamilan mempengaruhi tingkat hemoglobin normal pada wanita hamil.

Peningkatan volume darah ibu terjadi terutama akibat peningkatan plasma dibandingkan jumlah sel darah merah. Perbandingan tidak seimbang dari eritrosit dengan plasma membatasi jumlah hemoglobin pada nilai rendah. Peningkatan jumlah eritrosit merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan kebutuhan besi selama hamil. (Varney, 2004).

Zat besi sangat diperlukan oleh tubuh antara lain untuk pertumbuhan, bekerjanya berbagai macam enzim dalam tubuh, menanggulangi adanya infeksi-infeksi, membantu kemampuan usus untuk menetralisir zat-zat toksit dan yang paling penting ialah diperlukan untuk pembentukan hemoglobin. Selain itu kekurangan zat besi dapat menyebabkan gangguan susunan syaraf pusat dan dapat mengurangi prestasi kerja. Dengan demikian walaupun terkadang belum jelas didapatkan tanda-tanda anemia, kekurangan zat besi sudah bisa menyebabkan akibat-akibat yang buruk pada tubuh, maka seharusnya perlu mendeteksi kekurangan zat besi sedini mungkin. (Riswan, 2003)

Besi merupakan unsur vital untuk pembentukan hemoglobin, juga merupakan komponen penting pada sistem enzim pemafasan seperti sitokrom-oksidase, katalase dan peroksidase. Fungsi utama zat besi adalah untuk mengantarkan oksigen kedalam jaringan-jaringan tubuh (Fungsi hemoglobin) dan berperan pada mekanisme oksidase seluler (Fungsi sistem sitokro). (Riswan, 2003)

Kehamilan membutuhkan tambahan zat besi sekitar 800-1000 mg untuk mencukupi kebutuhan yang terdiri dari :

1. Terjadinya peningkatan sel darah merah membutuhkan 300-400 mg zat besi dan mencapai puncak pada 32 minggu kehamilan.

2. Janin membutuhkan zat besi 100-200 mg.

3. Pertumbuhan Plasenta membutuhkan zat besi 100-200 mg.

4. Sekitar 190 mg hilang selama melahirkan. (Riswan, 2003)

Pada trimester kedua dan ketiga, faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya anemia kehamilan adalah konsumsi tablet Fe dan kadar hemoglobin pada trimester sebelumnya, sedangkan pada masa nifas faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya anemia adalah volume perdarahan pada persalinan, konsumsi tablet Fe dan kadar hemoglobin sebelum persalinan atau trimester ketiga. (Notobroto, 2003)

Menurut Notobroto, Hari Basuki (2003) konsumsi tablet Fe sangat berpengaruh terhadap terhadap terjadinya anemia, khususnya pada trimester kedua, ketiga dan masa nifas. Hal ini disebabkan kebutuhan zat besi pada masa ini lebih besar dibanding pada trimester pertama dan menunjukkan pentingnya pemberian tablet Fe untuk mencegah terjadinya anemia pada kehamilan dan nifas.

Mengingat suplementasi Zn dapat mempengaruhi terjadinya peningkatan kadar Hb dan nafsu makan ibu hamil, meningkatkan berat badan lahir bayi serta membatasi terjadinya kasus-kasus persalinan (terutama berupa prolonged labor dan ketuban pecah dini), maka disarankan program suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) yang selama ini telah diberikan kepada ibu hamil, dilakukan bersamaan dengan suplementasi zinc (Zn), dengan pemberian secara berselang waktunya. Selain juga dengan selalu memperhatikan faktor konsumsi makanan (gizi) ibu hamil, baik secara kualitas maupun kuantitas. (Hakimah, 2005)

Efek dari mengkonsumsi tablet Fe, biasanya ibu merasa mual, konstipasi dll. Sehingga banyak ibu hamil yang sudah diberikan tablet Fe memilih untuk tidak mengkonsumsi tablet Fe tersebut. Karena itu diharapkan pada para petugas kesehatan terutama bidan agar memberikan informasi yang tepat tentang aturan mengenai waktu yang tepat untuk mengkonsumsi tablet tersebut, sehingga efek samping dari tablet Fe bisa minimalisasi. (Riswan, 2003).

Pada penelitian ini ibu hamil dengan asupan tablet tambah darah kurang dari 90 tablet lebih banyak mengalami anemia dibandingkan dengan ibu hamil dengan asupan tablet tambah darah lebih dari 90 tablet, dimana dalam penelitian ini terdapat hubungan antara asupan tablet tambah darah dengan kejadian anemia.

<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:”Cambria Math”; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:””; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoHeader, li.MsoHeader, div.MsoHeader {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Header Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 234.0pt right 468.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-link:”Footer Char”; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 234.0pt right 468.0pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph {mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; margin-top:0cm; margin-right:0cm; margin-bottom:5.0pt; margin-left:36.0pt; text-align:center; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:”Calibri”,”sans-serif”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-bidi-font-family:Calibri;} span.HeaderChar {mso-style-name:”Header Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Header; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-ascii-font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-hansi-font-family:”Times New Roman”;} span.FooterChar {mso-style-name:”Footer Char”; mso-style-priority:99; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:Footer; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”,”serif”; mso-ascii-font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-hansi-font-family:”Times New Roman”;} .MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-hansi-font-family:Calibri;} .MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; margin-bottom:10.0pt; line-height:115%;} @page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:4.0cm 3.0cm 3.0cm 4.0cm; mso-header-margin:70.9pt; mso-footer-margin:2.0cm; mso-page-numbers:58; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:1027100006; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-882232142 463007846 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; mso-ansi-font-weight:normal; mso-bidi-font-weight:normal;} @list l0:level2 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l0:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} @list l0:level4 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l0:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l0:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} @list l0:level7 {mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l0:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l0:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:none; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} @list l1 {mso-list-id:1029793519; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1976725788 67698709 67698703 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 {mso-level-number-format:alpha-upper; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level2 {mso-level-tab-stop:72.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level3 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:108.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} @list l1:level4 {mso-level-tab-stop:144.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level5 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:180.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level6 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:216.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} @list l1:level7 {mso-level-tab-stop:252.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level8 {mso-level-number-format:alpha-lower; mso-level-tab-stop:288.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt;} @list l1:level9 {mso-level-number-format:roman-lower; mso-level-tab-stop:324.0pt; mso-level-number-position:right; text-indent:-9.0pt;} ol {margin-bottom:0cm;} ul {margin-bottom:0cm;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;}

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. KESIMPULAN

1. Terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan ibu hamil dengan kejadian anemia (nilai p 0,000).

2. Terdapat hubungan yang bermakna antara umur ibu hamil dengan kejadian anemia (nilai p 0, 000).

3. Terdapat hubungan yang bermakna antara jarak kehamilan ibu dengan kejadian anemia (nilai p 0,000)

4. Terdapat hubungan yang bermakna antara paritas ibu hamil dengan kejadian anemia (nilai p 0,002).

5. Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan tablet tambah darah dengan kejadian anemia (nilai p 0,014).

B. SARAN

1. Bagi Ibu dan Pasangan Usia Subur

a. Merencanakan  kehamilan  pada umur 20 sampai 35 tahun sangat  dianjurkan untuk menghindari kejadian  anemia pada ibu hamil.

b. Mengatur jarak kelahiran dengan mengikuti program KB, sehingga jarak kelahiran berikutnya minimal lebih dari dua tahun dan dapat mempengaruhi cadangan zat besi dalam tubuh ibu.

  1. Bagi Petugas Kesehatan (Bidan)

Bidan dapat melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai reproduksi sehat sehingga masyarakat mengetahui serta memahami kapan mereka merencanakan kehamilan dan kapan saatnya untuk menunda atau membatasi kehamilannya.

  1. Bagi Puskesmas DTP Banjaran Nambo

Perlu upaya peningkatan kesadaran ibu hamil untuk minum Tablet Tambah Darah dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya asupan Tablet Tambah Darah bagi ibu hamil serta cara yang benar untuk mengkonsumsinya.

  1. Bagi peneliti selanjutnya

Dapat melakukan penelitian tentang anemia ditinjau dari sudut pandang yang berbeda dan meneliti variabel yang belum diteliti sehingga ibu hamil dapat terhindar dari kejadian anemia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s